Oct 14, 2015

Training Kepemimpinan

Latar Belakang Training Kepemimpinan

Menjadi seorang pemimpin memang tidak mudah, di satu sisi hal ini merupakan harapan bagi beberapa orang. Namun di lain hal ada sebuah tuntutan untuk bagaimana agar orang-orang yang kita pimpin merasa nyaman, termotivasi, terinspirasi, terbimbing dan terarah dengan kehadiran kita di piramida atas sebuah organisasi.

Hal utama dalam “emotional intelligent” adalah bagaimana seorang pimpinan mampu menciptakan keharmonisan dalam lingkungan kerja yang merupakan idaman setiap individu dalam suatu perusahaan. Namun demikian tak dapat dipungkiri bahwasanya dinamika kerja di perusahaan senantiasa mengalami fluktuasi. Oleh karena itu perusahaan sebagai wadah organisasi yang memahami kepentingan dan kebutuhan tersebut, sudah sepatutnya secara kontinyu merangsang terciptanya lingkungan dan hubungan kerja yang harmonis dan penuh sinergi tersebut diantara pimpinan dan karyawannya.

SELARAS Consulting sebagai pusat pengembangan sumberdaya manusia berbasis Experiential Learning, menawarkan suatu kegiatan “TRAINING LEADERSHIP DEVELOPMENT PROGRAM” (Training Kepemimpinan) di Jakarta yang dirancang khusus untuk menumbuhkan nilai-nilai kepemimpinan yang menerapkan nilai-nilai budaya “positif” kedalam karakter para pimpinan di Perusahaan.

TRAINING LEADERSHIP DEVELOPMENT PROGRAM (Training Kepemimpinan) membentuk mindset seorang pemimpin atau calon pemimpin sesuai dengan visi, misi dan value perusahaan. Melalui TRAINING LEADERSHIP DEVELOPMENT PROGRAM (Training Kepemimpinan), para peserta akan disuguhkan metode Training yang memiliki kekuatan Dahsyat yang mengkombinasikan antara Experiential Learning, NLP, Emotional Intelligent dan Spiritual Intelligent.

Secara umum melalui Training Leadership Development Program (Training Kepemimpinan) ini diharapkan setiap peserta mampu menerapkan nilai budaya positif dalam setiap aktivitasnya sebagai seorang pimpinan di Perusahaan.

Secara khusus Training Leadership Development Program (Training Kepemimpinan) ini bertujuan untuk :

– Merangsang pola fikir seorang pemimpin yang memiliki rasa empati, jiwa sosial, keramahan dan kesantunan dalam memimpin
– Memiliki sikap positif sehingga mampu menghilangkan personal block maupun interpersonal block guna meningkatkan produktifitas dalam bekerja dan berhubungan dengan rekan sekerja.
– Membangun pemahaman pentingnya menjujung tinggi kejujuran dan keta’atan pada nilai-nilai moralitas (agama) dalam bekerja
– Meningkatkan kreatifitas dan inisiatif dalam memecahkan masalah kelompok untuk mendapatkan solusi atas setiap permasalahan yang ada
– Meningkatkan kepekaan dan kecepatan dalam menanggapi segala sesuatu (responsif).
– Mampu membangun hubungan yang sinergis antar karyawan sehingga tumbuh semangat tim yang dapat mendorong keberhasilan
– Memiliki jiwa corsa yang tinggi terhadap Perusahaan.