Sep 23, 2014

OUTBOUNDUCATION

Istilah Outbounducation belakangan ini banyak digunakan, yang berarti melakukan edukasi atau training yang dilakukan oleh seorang Educator atau trainer yang sangat kompeten secara technical atau soft skill, ditempat atau alam terbuka yang sangat menyegarkan untuk menyampaikan pesan perusahaan atau konten pembelajaran melalui berbaga isi mulasi atau games yang dipilih secara cermat atau diciptakan secara khusus untuk mampu mendeliver materi secara fun, mengentertaint namun sarat dengan insight dibalik setiap simulasi yang diberikan.

sfasffApakah sama dengan Outbound, Outting ataupun Fun games? Sangat berbeda, pada Outbounducation titik beratnya adalah pada kualifikasi Trainer atau Educator yang sangat tinggi seperti pengalaman mengelola corporasi dan penguasaan materi, content, concept dan pembelajaran, untuk memudahkan peserta memahami dan mengakselerasi proses pembelajaran materi disampaikan dengan berbagai pilihan metode seperti Firewalk, Glass walk, Hypnosis, NLP, EFT, TFT, sedangkan Games atau simulasi hanyalah tools untuk mengoptimalkan pintu masuk melalui Visual, Auditory dan Kinestetik sehingga tercipta suasana interaktif, FUN dan berenergi positif, Semua games atau simulasi ini diciptakan, dirancang atau dipilih secara cermat untuk mampu menyampaikan fsaFakonten secara tepat. Contoh bagaimana menginstall Core values yang rumit dan sukar dihafal butir-butirnya, bias digunakan kombinasi teknik Hypnosis dan games Kinestetik anchoring yang diciptakan secara khusus sehinggasuasanatetap FUN berbeda dengan Classical training.

Pengembangan sudaDafraqfmber daya manusia dalam perusahaan dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, pemberian training hanyalah satu dari sekian banyak metoda untuk menutup gap kompetensi pada diri karyawan, kalaupun metode training ini dipilih training yang bagaimana yang mampu membawa perubahan yang efektif, tidak jarang pulang dari training peserta merasa kelelahan dan penat dengan berbagai materi yang diberikan, pada saat diterangkan nampaknya mudah dipahami, namun saat ditanyakan kembali apa isimateri yang dipelajari, sering sudah lupa atau sedikit yang diingat, pada saat mengikuti training sering peserta rajin terlihat mencatat materi yang disampaikan atau membuat coretan kecil dihand out yang diberikan, pikirnya nanti setelah training agar bias dipelajari kembali, namun kenyataannya setelah kembali kedalam lingkungan kerja, mereka sudah disibukkan dengan rutinitas dan tantangan pekerjaan yang lain, sehingga hand out training hanya menjadi pajangan dan teronggok dilemari. Siapa yang salah dalam hal ini? Apakah provider training, peserta atau trainer yang membawakannya? Atau kombinasinya, atau mungkin perlu mencari konsep lain yang lebih baik, beberapa diantaranya seperti konsep adult learning atau experiential learning yang juga sudah banyak ditawarkan, memang benar menurut teorinya orang dewasa mampu belajar lebih cepat dengan mengalaminya sendiri, sehingga kemudian proses pembelajaran dimodifikasi dengan memberikan simulasi atau games yang bias dilakukan dikelas atau dialam terbuka, ini adalah upaya mencari jalan bagaimana memasukan pelajaran dalam suasana yang berbeda.

dfFAktifitas Outbound tidak jarang dipilih untuk memberikan suasana baru, lepas dari suasana pekerjaan yang membelenggu, lepas dari pola – pola belajar yang sudah biasa, keluar dari zona nyaman dan berani melakukan pengalaman baru, banyak ragam kegiatan yang bias dilakukan, mulai dari yang low impact, hingga high rope activity, rafting, camping bahkan paint ball sering disebut sebagai bagian dari program outbound, konsep yang bagus ini awalnya berjalan baik namun saat ini nampaknya mengalami devaluasi makna, konsep outbound bergeser menjadi kumpulan fun games yang kemudian dicari –cari kaitannya dengan nilai pembelajaran, pada awalnya berangkat dari konsep training yang seharusnya dilakukan oleh seseorang trainer atau educator yang kompeten dan berpengalaman namun saat ini konsepnya mengalami pergeseran secara perlahan, bukan lagi dilakukan oleh seorang trainer atau educator, namun gameslah yang menjadi daya tarik dan daya tawar, apakah ini salah ? tentu tidak kalau memang tujuannya hanya sekedar fun game satau mengkait – kaitkan antara games dsaffdengan insight atau learning point ya sah-sah saja, karena memang saat ini istilah outbound sudah demikian rancu dengan fun games, tim building, flying fox, capacity building, atau experiential learning, semua kembali kepada tujuan perusahaan apa yang sebenarnya dicari dan apa yang sebenarnya dibutuhkan.
Program training leadership dapat juga dilakukan melalui Outbounducation, dengan mengkombinasikan kegiatan in-door untuk memahami konsep melalui diskusi interaktif dan berbagai simulasi dan kombinasi Outdoor untuk mempraktekan semua pembelajaran yang didapat didalam kelas melalui berbagai games pilihan yang sesuai dengan konteksnya.

 

 

Objective Program :

Untuk menciptakan secara khusus suatu kegiatan pelatihan agar mampu mendeliver materi secara fun, mengentertaint namun sarat dengan insight dibalik setiap simulasi yang diberikan dengan berbagai pilihan metode seperti Firewalk, Glass walk, Hypnosis, NLP, EFT, TFT agar terlahirnya perubahan Mindset dan prilaku secara permanen.

Durasi Training :

2-6 Days, depend on program selection, such as initial assessment, progress monitoring and impact review
 
 
Request Preview           Request Presentation

 

For More Information

Joe Mustafa (Zulfikar)

[email protected]

Hp : (+62) 8118455725